Sering kali kita bersyukur atas rasa cinta kepada pasangan kita. Namun kita melaknat rasa benci. Sadarkah kalian kedua rasa ini adalah karunia dan patut disyukuri. Cinta dan benci adalah 2 sisi koin yang sama. Selama salah satunya ada, kita bisa yakin sisi lainnya pasti ada. Karena tuhan adalah pemilik hati, ia mampu membolak-balikkan hati dengan begitu mudah. Cinta dapat ia ubah menjadi benci dan benci diubah menjadi cinta dengan sekejap saja.
Kita perlu bersyukur selama rasa masih ada. Karena tahukah? yang perlu kita takutkan ialah jika rasa itu sudah ia cabut. Rasa itu telah tiada. Karena.. apa lagi yang dapat dibolak-balik? Sungguh hukuman itu ialah ketika engkau sudah tak memiliki rasa. Tapi, cinta dan benci itu.. hanyalah ujian.
Seperti sebuah angka. Semakin besar angkanya, jika dibalik maka nilainya akan semakin kecil. 1 menjadi -1, 10 menjadi -10. Begitu pula sebaliknya, -100 menjadi 100. Namun, jika sudah tidak bernilai? 0 dibolak- balik berkali kali pun, nilainya tetaplah 0. Sedangkan, membuat 0 menjadi 1 adalah perkara yang tidak mudah.
Zero is not a whole number, but it is a REAL number.
Bukankah ada sebuah nasehat bijak, janganlah terlalu mencinta dan janganlah terlalu membenci? Sisakan ruang untuk tuhan mu.
Teruslah bersyukur.